Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Obyek Wisata Aceh

fiforlif

wisata populer di acehDaerah Aceh yang terletak di bagian paling Barat gugusan kepulauan Nusantara, menduduki posisi strategis sebagai pintu gerbang lalu lintas perniagaan dan kebudayaan yang menghubungkan Timur dan Barat sejak berabad-abad lampau. Aceh sering disebut-sebut sebagai tempat persinggahan para pedagang Cina, Eropa, India dan Arab, sehingga menjadikan daerah Aceh pertama masuknya budaya dan agama di Nusantara. Pada abad ke-7 para pedagang India memperkenalkan agama Hindu dan Budha. Namun peran Aceh menonjol sejalan dengan masuk dan berkembangnya agama Islam di daerah ini, yang diperkenalkan oleh pedagang Gujarat dari jajaran Arab menjelang abad ke-9.

Aceh dianggap sebagai tempat dimulainya penyebaran Islam di Indonesia dan memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Pada awal abad ke-17, Kesultanan Aceh adalah negara terkaya, terkuat, dan termakmur di kawasan Selat Malaka. Sejarah Aceh diwarnai oleh kebebasan politik dan penolakan keras terhadap kendali orang asing, termasuk bekas penjajah Belanda dan pemerintah Indonesia. Jika dibandingkan dengan dengan provinsi lainnya, Aceh adalah wilayah yang sangat konservatif (menjunjung tinggi nilai agama). Persentase penduduk Muslimnya adalah yang tertinggi di Indonesia dan mereka hidup sesuai syariat Islam. Berbeda dengan kebanyakan provinsi lain di Indonesia, Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri karena alasan sejarah.

Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk minyak bumi dan gas alam. Sejumlah analis memperkirakan cadangan gas alam Aceh adalah yang terbesar di dunia.  Aceh juga terkenal dengan hutannya yang terletak di sepanjang jajaranBukit Barisan dari Kutacane di Aceh Tenggara sampaiUlu Masen di Aceh Jaya. Sebuah taman nasional bernama Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL) didirikan di Aceh Tenggara.

Aceh adalah daratan yang paling dekat dengan episentrum gempa bumi Samudera Hindia. Setelah gempa, gelombang tsunami menerjang sebagian besar pesisir barat provinsi ini. Sekitar 170.000 orang tewas atau hilang akibat bencana tersebut. Bencana ini juga mendorong terciptanya perjanjian damai antara pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Di bidang pariwisata, kini Banda Aceh terus berkembang menjadi gerbang pariwisata di pintu masuk bagian barat Indonesia. Di kota inilah anda akan diajak menelusuri dan mengenang masa keemasan Kerajaan Aceh Darussalam sambil menikmati obyek-obyek wisata, baik wisata alam, wisata air terjun maupun wisata pantai yang tak kalah mengagumkan.

Adapun obyek-obyek wisata yang ada di Aceh, antara lain:

Masjid Raya Baitur Rahman (Banda Aceh)

Pantai Lhoknga (Banda Aceh)

Pantai Ulee Lheue (Banda Aceh)

Pantai Terong (Aceh Tengah)

Danau Laut Tawar (Aceh Tengah)

Air Terjun Blang Kolam (Aceh Utara)

Gunung Selawah Agam (Aceh Besar)

Air Terjun Suhom (Aceh Besar)

Pantai Lampuuk (Aceh Besar)

Gunung Borni Telong (Bener Meriah)

Kuala Merisi (Aceh Jaya)

Iboih (Sabang)

Pulau Rubia (Sabang)

 

<< Kembali ke WISATA INDONESIA

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *