Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Kemegahan Istana Pagaruyung

fiforlif

istano basaIstano Basa yang lebih terkenal dengan nama Istana Pagaruyung, adalah sebuah istana yang terletak di kecamatan Tanjung Emas, kota Batusangkar, kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Istana ini merupakan obyek wisata budaya yang terkenal di Sumatera Barat.

Istano Basa yang merupakan Objek Wisata Primadona di Kabupaten Tanah Datar khususnya, Sumatera Barat pada umumnya terdiri dari 3 (tiga) lantai, 72 tonggak serta 11 gonjong. Arsitektur bangunan ini memperlihatkan ciri khas tersendiri dibandingkan dengan Rumah Gadang lainnya yang terdapat di Minangkabau dimana bentuk fisiknya dilengkapi ukiran falsafah dan budaya Minangkabau. Selain itu, Istano Basa juga dilengkapi dengan Surau, tabuah larangan. Rangkiang Patah Sambilan, Tanjung Mamutuih dan Pincuran Tujuh.

Istano Basa yang berdiri sekarang sebenarnya adalah replika dari yang asli. Istano Basa asli terletak di atas bukit Batu Patah. Istano Basa Pagaruyung dibangun tahun 1976 dan merupakan duplikat bangunan Rajo Alam yang dibakar Belanda pada tahun 1804. Istana Pagaruyung pernah juga terbakar pada tahun 2007 akibat sambaran petir yang mengenai puncak istana.

Bangunan ini terdiri dari 11 gonjong, 72 tonggak dan 3 lantai, objek wisata ini dilengkapi dengan surau, tabuah, rangkiang patah 9. Istano Basa Pagaruyung dilengkapi dengan beragam ukiran yang tiap-tiap bentuk dan warna ukiran mempunyai falsafah sejarah dan budaya Minangkabau.

Objek wisata ini mudah dijangkau oleh sarana transportasi baik roda 2 maupun roda 4.  Istana Pagaruyung dapat dicapai dari kota Padang melalui Kubu Kerambil yang berjarak sekitar 105 km. Dapat pula dicapai dari Kota Bukittinggi melalui Pintu Gerbang Simpang Baso yang berjarak sekitar 35 km. Atau dapat melalui pintu gerbang Simpang Piladang berbatasan dengan kabupaten 50 Kota yang berjarak sekitar 45 km.

 

<< Kembali Ke Obyek Wisata Sumatera Barat

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *